Komaneka Bisma Ubud Bali

Setelah 2 hari di Seminyak, kita pindah ke daerah Ubud. Gue misah dengan temen-temen gue karena mereka udah keburu book hotel duluan dan gue belakangan. Hari pertama kita masih sempet jalan bareng ke pengerajin silver dan batik, tapi setelah itu kita ada acara masing-masing. Gue dan hubs stay di Hotel Komaneka Bisma selama 3 malam. Ternyata, si Komaneka ini punya 4 properties di daerah Ubud, dan mereka provide shuttle car ke property masing-masing.Hubs booking hotelnya langsung dari websitenya, dimana saat itu ada promo kalau booking lebih dari 1 malam, kita dapat bonus free 60-menit signature massage di spanya untuk dua orang. Selama stay gue disini, it’s truly a magnificent space untuk relaksasi. WHY?

Pertama: Setiap hari kita dapat complementary breakfast kapan aja. Maksudnya, ga kaya di hotel-hotel lain yang biasanya ada durasi “breakfast time” misalnya dari jam 7 – 10 pagi, di Komaneka jam sarapan itu kalau kata managernya “kapan ibu dan bapak bangun, itulah jam sarapannya”. KEREN BANGET. Gue sebagai orang “early-riser” bisa makan sarapan gue sepagi apapun, dan the bestnya lagi, semua sarapan bisa disantap di restoran yang letaknya di depan kolam renang atau diantar ke kamar alias room service. Modelnya ala carte, dan bukan buffet style cuman menurut gue makanannya banyak banget buat versi ala carte, ga mungkin kurang.

_MG_0883

Kedua: Setiap hari pada jam 3.30 – 4.30, mereka provide “Tea Time” untuk semua tamu hotel. Tea time ini terdiri dari tea or coffee plus snack-snack atau kue-kue khas Bali. Again bisa disantap di kamar atau di restoran di property komaneka manapun. Jadi misalnya gue nginep di Komaneka Bisma, gue sore-sore bisa naik shuttle hotel ke Komaneka Rasa Sayang buat tea time disana dan balik lagi ke Komaneka Bisma. Menu snacknya pun tiap hari beda-beda. Jadi tiap hari gue sama hubs penasaran nanti tea time makanannya apa yaaaa…

Ketiga: Room-service untuk makanan harganya relative murah (kalau dibandingin sama price list room service di hotel-hotel yang pernah gue nginep), dan mereka buka 24 jam. Jadi jam berapa pun, kita laper kita bisa telfon buat pesen makan 🙂 Makanannya enak-enak juga. Gue sempet pesen pizza nya (mereka punya brick-oven outdoor gitu buat manggang pizzanya), dan vegetable tempura. Jus-jusnya juga enak!

Keempat: Bonus couple 60-minute massage (worth 700 ribu per orang kalau kita booking sendiri). Ini menurut gue sih BADAI banget. Jadi di hotelnya ada area spa deket kolam renangnya. Si Hubs telfon ke resepsionis untuk booking waktunya, terus kita langsung ke “Spa Lounge” nya. Duduk-duduk dulu sambil minum minuman jahe dan lemon grass. Gak lama kita dipanggil lagi untuk mulai treatment. Gue pikir Spa Lounge itu tempat untuk pijetnya ehhh ternyata itu hanya buat ruang tunggu aja sebelum treatment dimulai. Gue and hubs di arahin untuk jalan di jalanan setapak agak menurun gitu keluar dari area Spa Loungenya, tau tau ada ruangan paling ujung, pas dibuka pintunya WAAAAAAAAAAAW… bener-bener di pinggir sungai ngalir gitu. Semi-outdoor jeki!

Selain itu, di dalam property kita bisa jalan-jalan di rice fields ke area belakang hotel. Jadi ga perlu keluar-keluar hotel buat menikmati jalan-jalan di antara padi-padi 🙂

_MG_0842 _MG_0822 _MG_0861 _MG_0858_MG_0817_MG_0854 _MG_0863 _MG_0846

Sangat recommended!!

Xoxo,

S

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s